Mikhmon adalah salah satu aplikasi yang sangat berguna bagi pengelola hotspot berbasis MikroTik. Kalau kamu baru pertama kali mendengar tentang Mikhmon, bisa dibilang ini adalah solusi terbaik untuk mengelola jaringan Wi-Fi secara mudah dan efektif.
...tapi, untuk menggunakannya, kamu perlu menginstal Mikhmon di web hosting terlebih dahulu.
Nah, di artikel ini, aku akan memandu kamu langkah demi langkah cara install Mikhmon di web hosting dengan cara yang simpel dan mudah diikuti.
Jadi, kalau kamu bingung harus mulai dari mana, jangan khawatir, simak terus artikel ini, ya!
Kenapa Harus Menggunakan Mikhmon?
Mikhmon merupakan aplikasi yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan hotspot di MikroTik, terutama bagi para penyedia layanan internet atau pengelola jaringan Wi-Fi publik.
Dengan Mikhmon, kamu bisa melakukan berbagai pengaturan, mulai dari memonitor koneksi, menambah atau mengurangi bandwidth, hingga menyediakan fitur autentikasi yang lebih praktis.
Jadi, kalau kamu punya web hosting dan ingin memanfaatkan Mikhmon untuk jaringan Wi-Fi yang lebih baik, kamu berada di tempat yang tepat!
Langkah 1: Siapkan Hosting dan Domain
Sebelum kita mulai instalasi, pastikan dulu web hosting yang kamu pilih mendukung PHP dan MySQL. Kamu juga perlu menyiapkan domain atau subdomain untuk Mikhmon.
Kalau kamu belum punya domain, jangan khawatir, banyak penyedia hosting yang menyediakan paket domain dan hosting sekaligus.
Rekomendasi Tempat Beli Domain dan Hosting Terbaik di Indonesia
1. Niagahoster (⭐ Rekomendasi Utama)
- Harga domain dan hosting terjangkau dengan promo sering
- Gratis WHOIS Protection untuk menjaga privasi
- Hosting cepat dengan teknologi LiteSpeed
- Dukungan pelanggan 24/7
- Gratis domain untuk paket hosting tertentu
Website: niagahoster.co.id
2. Rumahweb
- Bisa beli domain tanpa perlu membeli hosting
- Support yang cukup baik dan ramah
- Tersedia ekstensi domain lokal seperti .ID dan .CO.ID
- Panel hosting mudah digunakan
Website: rumahweb.com
3. IDCloudHost
- Server berbasis cloud, lebih cepat dan stabil
- Gratis WHOIS Protection untuk domain tertentu
- Paket hosting scalable, bisa upgrade kapan saja
- Cocok untuk website bisnis dan startup
Website: idcloudhost.com
4. Dewaweb
- Hosting super cepat dengan teknologi cloud
- Keamanan tinggi dengan proteksi SSL dan imunify360
- Gratis domain untuk paket hosting tertentu
- Support pelanggan 24/7 dengan Ninja Support
Website: dewaweb.com
5. Exabytes Indonesia
- Banyak promo domain dan hosting
- Layanan lengkap, cocok untuk bisnis online
- Support yang responsif dan profesional
- Tersedia berbagai pilihan hosting, termasuk VPS dan WordPress Hosting
Website: exabytes.co.id
Tips Memilih Domain dan Hosting yang Tepat
- Pilih domain yang mudah diingat – Gunakan nama yang singkat, jelas, dan relevan dengan bisnismu.
- Perhatikan harga perpanjangan domain – Jangan hanya tergiur harga awal yang murah, cek juga harga renewalnya.
- Cari hosting dengan uptime tinggi – Minimal 99% uptime agar website tetap online.
- Gunakan SSL gratis – Penting untuk keamanan website dan SEO di Google.
- Dukungan pelanggan yang responsif – Pastikan provider punya layanan support 24/7.
Langkah 2: Download File Mikhmon
Kamu bisa mengunduh file Mikhmon dari situs resminya atau GitHub. Biasanya file yang kamu unduh berupa ZIP yang berisi seluruh file yang dibutuhkan untuk instalasi, dan bisa juga download file mikhmon di tombol bawah ini
{getButton} $text={Download Mikhmon} $icon={download}
Setelah diunduh, kamu siap untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.
Langkah 3: Unggah File ke Web Hosting
Setelah file Mikhmon siap, sekarang saatnya mengunggah file tersebut ke server
hostingmu. Kamu bisa menggunakan FTP atau langsung melalui File Manager di
cPanel. Upload file ZIP ke folder yang sesuai,
seperti public_html
atau folder khusus subdomain yang
sudah kamu buat.
Untuk lebih jelasnya bisa cek gambar dibawah ini

Langkah 4: Ekstrak File ZIP
Setelah proses upload selesai, langkah selanjutnya adalah mengekstrak file ZIP di dalam File Manager. Setelah diekstrak, kamu akan melihat semua file Mikhmon tersedia di folder yang telah kamu pilih.
Langkah 5: Konfigurasi Mikhmon
Sekarang kamu bisa mengakses URL Mikhmon di browser Biasanya, kamu hanya perlu mengunjungi domain atau subdomain yang telah kamu buat, dan Mikhmon akan menampilkan halaman login dengan username: mikhmon dan password: 1234
Keterangan gambar (yang wajib di setting)
- Add Router: Untuk menambahkan mikrotik yang akan di remote
- Session Nama: Memberikan nama sesi untuk membedakan dengan remote mikrotik yang lain (jika lebih dari satu remote)
- IP Mikrotik: Masukan Remote VPN untuk mikrotik (bukan ip lokal)
- Username: nama pengguna Mikrotik
- Password: Password Mikrotik
- Hotspot Name: Sesuaikan dengan nama hotspot
- DNS Name: Sesuaikan dengan halaman login pada hotspot
Langkah 6: Selesai
Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, Mikhmon selesai di konfigurasi dan diinstal di web hostingmu. sekarang kamu sudah bisa melakukan monitoring jaringan hotspot, membuat username, profile dan lain lain.
Troubleshooting Umum saat Instalasi Mikhmon
Jika kamu mengalami masalah saat instalasi, beberapa hal berikut mungkin bisa membantu:
- File Permission: Cek apakah file dan folder memiliki izin yang benar untuk diakses oleh server.
- PHP Version: Pastikan versi PHP di server hostingmu kompatibel dengan Mikhmon.
Penutup:
Sekarang kamu sudah tahu cara install Mikhmon di web hosting, kan? Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa dengan mudah mengelola hotspot MikroTik tanpa harus ribet.
Jangan lupa untuk terus memonitor jaringan dan melakukan update apabila diperlukan. Kalau ada pertanyaan, atau kamu mengalami kesulitan, jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar di bawah, ya! Selamat mencoba!
Kalau kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa untuk share ke teman-teman yang membutuhkan atau follow blog ini untuk mendapatkan artikel menarik lainnya seputar teknologi dan pengelolaan jaringan!